Kasih : Sayang, tadi pagi Cinta nyapa Kasih loh.
Sayang : Oh ya? Terus...?
Kasih : Ya... gitu deh. Ada canda, ada tawa, dan ada rayu.
Sayang : Hmmm...
Kasih : Cinta hebat merayu loh.
Sayang : Ahahaha...
Kasih : Sayang nggak marah?
Sayang : Kenapa musti marah?
Kasih : Masa sayang nggak cemburu?
Sayang : Haruskah?
Kasih : Sayang nggak takut kalo Cinta berhasil meluluhkan hati Kasih?
Sayang : Enggak tuh.
Kasih : Ah! Sayang nggak beneran sayang ya sama Kasih?
Sayang : Kasih... Sayang percaya kasih nggak akan mau dirayu sama Cinta, Honey, ataupun
Beiby di luaran sana...
Kasih : Argh!
Sayang : Soalnya Sayang tau, dari siapapun di luaran sana, Sayang yang menjadi pilihan Kasih
seperti juga Kasih menjadi pilihan Sayang.
Kasih : ... Kasih merasa beruntung dipilih jadi teman hidup Sayang.
Friday, October 02, 2009
Kasih dan Sayang
post by
dewi, the sinner and the saint
@
10:45:00 AM
0
comment(s)
this post
Cahaya
Sesuatu itu mereka namakan kabut asap.
Tebal memudarkan pandangan mata, pengap menyesakkan dada.
Sesuatu itu kini tak hanya menyelimuti kota Balikpapan, sesuatu itu juga sedang menyelimuti rumah-cintaku.
Sehingga tak bisa kulihat yang mana merah, yang mana biru.
Sehingga tak bisa kuhirup yang mana harum Mawar, yang mana harum Melati.
Yang kasat mata hanyalah cahaya pudar di belakangku yang selama ini menyinari ruang-ruang dalam rumah-cinta ini, dan cahaya terang di depanku yang berkilau, yang tiba-tiba membuatku terkagum-kagum.
Biarkan aku mencari tau, apa itu cahaya terang di depan sana.
Biarkan aku menjadi tau, mana cahaya yang mampu menuntunku keluar dari ruang berkabut asap ini.
Yang pudar di belakang, ataukah yang terang di depan.
Aku hanya ingin menjadi tau saja.
Setelah itu, aku akan tetap berjalan diterangi cahaya yanng mulai memudar di belakangku.
Bertahan, sampai cahaya itu benar-benar mati sendiri, bukan karena tertiup angin jahat.
Dan pada akhirnya aku akan tau, sanggupkah cahaya terang di depan sana bertahan untuk tetap menyala.
post by
dewi, the sinner and the saint
@
10:42:00 AM
0
comment(s)
this post
Sunday, August 02, 2009
Semangat!
Kerja-kerja lain yang menghasilkan duit kecil, lumayan untuk uang saku sekolah si adik. Hemat-hemat makan dan jajan jadi hal yang mesti dilakukan untuk sementara ini. Sementara kerja-kerja lain yang berseliweran di otak saya, masih menunggu modal agar bisa direalisasikan. Saya yakin pasti ada jalan keluar untuk semua masalah. Bukankah keyakinan itu adalah kunci utama menuju sukses? Kalau tidak ada keyakinan tidak akan ada semangat, lalu tidak ada hasil yang baik, lalu tidak ada penghargaan, lalu merugi yang kita dapatkan. Buat apa?
Sementara flu berat, tidak banyak hal yang bisa saya lakukan. Di depan komputer sambil bawa bantal, atau berbaring di atas tempat tidur meng-acakadul rubik yang sudah beberapa kali jadi. Membosankan! Sesembuhnya saya nanti, keliling berdagang dan mengajukan surat lamaran untuk sebuah pekerjaan tetap menjadi agenda pertama.
Semangat!
post by
dewi, the sinner and the saint
@
7:43:00 AM
1 comment(s)
this post
Saturday, August 01, 2009
Instropeksi
post by
dewi, the sinner and the saint
@
9:31:00 PM
0
comment(s)
this post
Masa-masa Itu
Perbincangan dunia maya semalam menggiring memori saya kembali ke masa-masa itu...
post by
dewi, the sinner and the saint
@
8:28:00 PM
0
comment(s)
this post
Lanjutkan! (bukan cuma presiden yang bisa 'lanjutkan')
Dini hari ini saya dicolek sama kawan lama.
Bujang Rasta: mana karya mu??Lalu apa yang dia berikan pada saya? Sebuah link yang membuat saya serasa ingin terus bangun dari tidur panjang.
dewi ratna: karya apa?
dewi ratna: hahah
Bujang Rasta: yo karya tulis
Bujang Rasta: coba liat atau di add profil ini
dewi ratna: wes gak se-oke dulu aku...
Hilangkan ngatuk seketikaBenar-benar 'secangkir kopi harapan' itu membuat saya sadar, bahwa saya bisa, saya masih bisa melakukannya, seperti dulu, bahkan lebih.
Menurunkan lemak kepenatan
Mengurangi ejakulasi dini menulis dan membaca
Menumbuhkan rasa percaya diri manusia dalam berkarya
Merangkai huruf jadi kata, kata jadi kalimat, kalimat jadi paragraf, dan siap dibaca-baca oleh siapa saja. Melatih mata dan otak untuk membaca, melatih otak dan jemari untuk menulis.
Intinya, luangkan waktu, hilangkan rasa nggak percaya diri, lanjutkan!
post by
dewi, the sinner and the saint
@
1:05:00 AM
0
comment(s)
this post
Sunday, July 05, 2009
I HATE THE WAY YOU LIE TO ME
Bohongmu menyakitiku
Bohongmu membuatku merasa tidak berarti
Bohongmu membuatku kecewa
Bohongmu mendorong keinginan untuk membencimu
Tapi kenapa aku tidak pernah bisa membencimu?
Aku begitu mencintaimu
Aku tidak ingin kehilanganmu
Tapi haruskah aku hanya memendam sakit ini?
Bohongmu membuatku bosan hidup
post by
dewi, the sinner and the saint
@
6:38:00 AM
0
comment(s)
this post










